Kerajaan Negeri Padang Tebing Tinggi

Kerajaan negeri padang adalah salah satu kerajaan melayu yang pernah berdiri di kota Tebing Tinggi Sumatera Utara, Kerajaan Negeri Padang Sendiri juga adalah kerajaan yang menjadi awal mula berdirinya kota Tebing Tinggi Sumatera Utara, hingga saat ini peninggalan-peninggalan kerajaan negeri padang sendiri masih bisa ditemui di kota Tebing Tinggi, seperti Istana Kerajaan Negeri Padang yang berada di jalan Kav. F Tandean Kota Tebing Tinggi,.

Selain itu bangunan yang juga pernah menjadi kantor kerapatan kerajaan saat ini masih berdiri dan saat ini di pergunakan sebagai markas Koramil Tebing Tinggi, namun warga Tebing Tinggi sendiri banyak yang tidak mengetahui tentang cerita sejarah kerajaan negeri padang ini, terutama siswa-siswa sekolah, karena di sekolah sendiri tidak diajarkan tentang sejarah di daerah mereka tinggal.

Baru-baru ini pada tanggal 30 Nopember 2014 telah di Maklumkan maharaja Kerajaan Negeri Padang- Tebing Tinggi, dalam pemakluman atau yang berarti sosiasisasi turut juga dikukuhkan pembesar-pembesar yang akan menjadi perangkat adat kerajaan Negeri Padang-Tebing Tinggi, orang-orang yang diberi gelar ini adalah orang-prang yang dianggap berjasa pada kerajaan, dalam pada pemakluman ini yang diangkat menjadi Maharaja kerajaan Negeri Padang adalah Tengku Nurdinsyah Al Hajj dengan gelar Maharaja Bongsu Negeri Padang.

Sementara itu Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi. MM Juga mendapatkan gelar sebagai orang yang berjasa kepada kerajaan negeri padang dalam hal ini ia diberi gelar Datuk Putra Utama Negeri Padan.

Pada acara pemakluam ini ditampilkan juga sebuah tarian yang khas Kerajaan Negeri Padang yaitu tari Dulang, tari dulang sendiri adalah tarian yang sudah lama hilang bahkan sudah ratusan tahun yang lalu, namun dapat dimunculkan kembali oleh orang-orang yang berjuang untuk kelangsungan budaya melayu Kerajaan Negeri Padang, Tarian yang dimainkan oleh tiga orang pria ini disebut-sebut adalah sebuah tarian sakral yang mengandung unsur mistis, tarian ini dahulunya hanya dimainkan saat penobatan raja saja, dalam tarian ini juga menggunakan dupa yang dan piring.

Perkembangan budaya melayu yang sudah mulai pudar ini semoga bisa dikembalikan kembali oleh orang-orang yang perduli dengan budaya, keindahan budaya melayu harus tetap dipertahankan demi kelangusungan seni dan budaya Indonesia. Selain kerajaan negeri Padang, terdapat juga kerajaan lain yang tak kalah terkenal dan memiliki kekuasaan yang cukup luas, yaitu kerajaan Sriwijaya. Bahkan daerah kekuasaannya sampai ke Thailand.