Perbedaan Pernikahan Dengan Adat Bali

Indonesia merupakan negara yang sangat beraneka ragam suku dan budayanya. Contohnya saja adat pernikahan satu daerah dengan daerah lainnya berbeda. Dari semua ada budaya pernikahan, banyak turis yang sangat menyukai adat pernikahan Bali. Pernikahan adat Bali ini sebenarnya dikategorikan sebagai pernikahan yang tidak legal.

Biasanya jenis pernikahan ini banyak digemari oleh pasangan yang ingin sebuah upacara pernikahan yang mengandung nilai spiritual serta budaya Bali. Beberapa jasa Wedding Photography menawarkan paket ini bagi pasangan yang sudah menikah atau yang akan menikah karena tipe ini tidak akan berpengaruh pada hubungan legal jadi boleh dibilang hanya sekedar formalitas agar pasangan menikmati dan mengalami sendiri adat pernikahan Bali tanpa perlu diikat oleh hukum Negara Indonesia mengenai sebuah pernikahan.

Lokasi Pernikahan Adat Bali

Sebuah jasa Wedding Photography menawarkan paket pernikahan dengan menggunakan pakaian adat Bali di mana acara ini setidaknya memerlukan 30 menit untuk selesai. Ya, telat-telatnya dalam 45 menit juga selesai upacaranya. Namun satu hal yang diingat oleh kita, bawah jasa Wedding Photography tidak menyarankan melaksanakan upacara adat pernikahan Bali di pantai .

Kenapa tidak boleh menggunakan pantai sebagai area pelaksaan penikahan adat Bali? Padahal salah satu objek wisata alam terkenal di Bali adalah pantai. Hal ini dikarenakan

  • Dalam pernikahan adat Bali, banyak terdapat persembahan. Pasir pasir pantai bukanlah permukaan yang cocok untuk meletakan persembahan tersebut karena pasir tidak stabil.
  • Anda dan pasangan juga harus berlutut dan pastinya pasir bukanlah permukaan yang enak. Apalagi di pantai tidak ada pohon yang akan melindungi Anda dari paparan sinar matahari.

Lokasi yang disarankan dan cocok untuk tempat dilaksanakannya adalah

  • Taman di sekitar Hotel atau Vila
  • Daerah Puri
  • Atau daerah stabil lainnya

Untuk amannya diskusi terlebih dahulu dengan jasa Wedding Photography yang telah Anda pilih.

Tata Acara Pernikahan Adat Bali

Dikarenakan pernikahan ini menggunakan adat Bali tentu saja tata acaranya mengikuti semua budaya dan kepercayaan Bali. Berikut tata acara pernikahan Bali

  • Berbagai persembahan yang telah disediahkan disusun sesuai aturan di lokasi upacara
  • Mempelai masuk dan berlutut (atau duduk) di tempat yang telah disediahkan
  • Dupa kemudian dinyalakan agar asapnya bisa memurnihkan dan membersihkan tubuh
  • Pasangan diperciakan air sebagai tanda pemberkatan yang memiliki arti memurnikan tubuh
  • Beras akan ditempelkan di dahi untuk mendoakan keberuntungan dan kemakmuran
  • Pelantunan doa dan meminum air suci
  • Penempatan potongan potongan benang pendek pada beberapa bagian tubuh untuk menandakan kekuatan
  • Benang-benang yang ada di tubuh kemudian di ambil agar penikahan tetap abadi
  • Upacara akan berakhir ketika pasangan menyuapi satu sama lain makanan sebagai penanda masa depan yang bahagia dan sejahtera
  • Pasangan menandatanganin sertifikat upacara

Di atas adalah draf kasar tata acara upacara jadi bisa berbeda-beda urutannya sesuai dengan jasa Wedding Photography yang Anda pilih. Jangan lupa langsung sewa paket lengkap dengan paket foto, baju adat, persembahan, penyewaan pemimpin upcara dan hal lainnya.

Menikmati Langsung Adat Penikahan Bali melengkapi suasana Honeymoon Anda.